Cara Pasang AVR Genset Dan Ketahui Bagian Bagiannya

Skema Cara Pasang AVR Genset. AVR pada genset memiliki fungsi secara umum adalah untuk melakukan pengaturan pada bagian penguatan arus atau sering dikenal dengan istilah excitacy pada bagian exciter.

Berdasarkan proses pengoperasiannya, Automatic Voltage Reguler atau sering disingkat dengan istilah AVR berguna mengontrol dan menjaga supaya tegangan keluaran dari genset selalu stabil.

Atau bisa dikatakan tegangan keluaran dari genset tetap konstan, tidak terpengaruh oleh adanya berbagai macam perubahan beban yang kadangkala selalu berubah.

Beban yang disambungkan pada genset tentunya akan sangat mempengaruhi beban tegangan dari genset itu sendiri.

Automatic Voltage Regulator atau AVR bekerja dengan cara memperoleh energi listrik yang berasal dari bagian PMG atau permanent magnet generator.

Contohnya dalam hal ini adalah AVR yang memiliki arus listrik sebesar 20A, tegangan listrik sebesar 110 volt serta frekuensi 400Hz.

Selain itu, AVR juga memperoleh sensor yang berasal dari bagian PT atau Potencial Transformer serta CT atau Current Transformer.

Mengingat pentingnya bagian AVR ini sangat penting dalam mesin genset maka Anda perlu tahu cara pasang AVR genset.

Dan untuk bisa memahami cara pasangnya, Anda perlu tahu beberapa bagian dari AVR itu sendiri.

Cara Pasang AVR Genset

Bagian – Bagian AVR Genset

Berikut bagian AVR yang perlu Anda tahu sebelum mempelajari cara pasang AVR genset, diantaranya:

1. Bagian Sensing Circuit

Tegangan listrik 3 phasa yang berasal dari genset terlebih dahulu diumpankan pada bagian sensing circuit dengan melewati terlebih dahulu bagian pt dan juga 90r.

Setelah itu, tegangan keluaran 3 phasa dari bagian 90r akan diturunkan, lalu akan diubah menjadi searah menggunakan komponen dioda .

Alur selanjutnya, tegangan tersebut akan diratakan pada rangkaian resistor dan kapasitor yang nantinya tegangan tersebut bisa dikontrol menggunakan Variabel Resistant atau VR.

Bagian sensing circuit ini memiliki keuntungan yaitu tegangan keluaran dari generator set atau genset akan direspon dengan cepat.

2. Bagian Comparative Amplifier

Bagian dari komparatif amplifire ini dimanfaatkan untuk membandingkan tegangan dari set voltage dengan sensing circuit.

Besarnya tegangan pada bagian sensing circuit dengan set voltage mempunyai besaran yang berbeda sehingga terjadi rentang atau selisih besarnya tegangan tersebut.

Perbedaan tegangan itulah yang sering dikenal dengan istilah error voltage. Bagian error voltage ini yang harus dibuang dengan teknik menggunakan variable resistance atau VR pada bagian sensing voltage dan set voltage.

3. Bagian Amplifier Circuit

Bagian ini sangat penting dalam cara pasang AVR genset.

Pada saat bagian OEL atau Over Excitation Limiter dan MEL atau Minimum Exitation Limiter tidak bekerja, maka output tegangan yang berasal dari bagian comparative amplifier dikuatkan pada bagian OP201 dan OP301.

Lalu inputan yang berasal dari OP301 akan dijumlahkan dengan tegangan keluaran dari bagian dumping sirkuit.

Bagian OP401 merupakan amplifier untuk bagian balance meter yang merupakan hubungan dari input tegangan dan output tegangan yang berasal dari bagian OP201 dan juga bagian OP401.

4. Bagian Mixer Circuit Dan Automatic Manual Changeover

Bagian rangkaian ini dibuat dengan model auto manual sebagai bagian pemindah hubungan serta 1 buah rangkaian guna mengendalikan besarnya tegangan penguat medan genset.

Bagian mixer circuit dan Auto Manual Changeover pada operasi manualnya dikerjakan oleh 70E, lalu ketika mixer circuit dan Automatic Manual Changeover bekerja secara manual, maka Automatic Voltage Regulator atau AVR tidak bisa beroperasi.

Pada saat rangkaian Mixer Circuit dan Automatic Manual Changeover di dalam kondisi auto, maka bagian AVR bisa beroperasi guna mengatur besarnya arus listrik pada Medan Generator.

5. Bagian Fase Synchronizing Circuit

Bagian Thyristor berguna untuk mengatur output tegangan Thyristor dengan memakai sinyal kontrol yang diumpankan pada bagian gerbang Thyristor.

Cara Pasang AVR Genset

6. Bagian Thyristor Firing Circuit

Bagian dari Thyristor Firing Circuit berguna sebagai bagian pendukung guna mensupply sinyal kontrol di bagian gerbang Tyristor

7. Cara Pasang AVR Genset Pada Bagian Dumping Circuit

Bagian Dumping Sircuit berguna untuk memberikan informasi kepada sensor nilai besaran penguatan voltage yang berasal dari bagian AC Exciter yang nantinya akan diumpankan ke bagian Amplifier Circuit dan dijadikan sebuah feedback masukkan pada Connector OP301

8. Cara Pasang AVR Genset Pada Bagian Unit Thyristor

Unit Thyristor adalah bagian yang tersusun dari beberapa dioda dan Thyristor.

Pada unit Thyristor ini juga terdapat sekering atau fuse yang nantinya dipakai sebagai bagian pengaman lebur.

Bagian Unity restoran ini juga terdapat indikator yang berfungsi guna melakukan pemantauan kerja dari komponen Thyristor yang berada di posisi bagian depan Thyristor pada setiap phase.

9. Bagian MEL Atau Minimum Excitacy Limiter

Bagian MEL atau Minimum Excitacy Limiter memiliki fungsi guna mencegah adanya tegangan output yang berlebihan pada genset sekaligus melakukan proses penambahan penguatan guna menaikkan nilai tegangan pada terminal genset di level yang konstan.

10. Cara Pasang AVR Genset Pada Bagian Automatic Follower

Sistem kerja dari bagian Automatic Follower yaitu guna melengkapi proses penguatan dengan cara pengaturan manual oleh bagian 70E.

Guna melakukan penyesuaian proses pengoperasian genset di dalam proses membandingkan nilai fluktuasi dari tegangan terminal yang dilakukan oleh sinyal error.

Cara Pasang AVR Genset

Cara Pasang AVR Genset

Perlu diketahui, bahwa AVR genset ini biasanya terletak berdekatan dengan generator.

Sehingga, untuk mengganti AVR ini hanya perlu membongkar cover generatornya saja.

Dan caranya adalah sebagai berikut:

  1. Lepaskan Cover Generator Genset dengan membuka baut penguncinya. Biasanya menggunakan kunci 8 mm atau 10 mm. Namun, ada juga yang baut dengan kepala obeng plus (+).
  2. Setelah itu, lepaskan AVR dengan membuka baut penguncinya. Kemudian, lepaskan konekan yang berhubungan dengan AVR, seperti konekan kabel yang menuju carbon brush dan dari jalur gulungan generator.
  3. Setelah AVR terlepas, pasang AVR baru pada tempatnya. Kemudian pasang kabelnya pada jalurnya masing-masing. Untuk kabel yang menuju Carbon Brush. Ingat! Untuk cara pasang AVR genset jangan sampai salah dalam menghubungkan antara kabel plus (+) dan kabel min (-). Biasanya terdapat tanda plus pada kabel AVR dan pada dudukan Carbon Brushnya.
  4. Setelah AVR terpasang dengan benar, cobalah untuk menghidupkan mesin genset. Jika berhasi dan tegangan listrik telah keluar, maka matikan kembali mesin genset dan pasang kembali Cover Generatornya. Jika tegangan listrik yang keluar belum tepat di 220 Volt, maka putarlah baut pengaturan yang terdapat pada AVR sampai tegangan listrik yang keluar tepat pada angka 220 Volt.

Incoming search terms:

  • Cara pasang AVR 3 Phase