Instalasi Tandon Air Atas Yang Benar Dan Mudah

Cara Instalasi Tandon Air Atas Yang Benar. Bicara tentang tandon air, merupakan hal yang sangat penting untuk diulas.

Sebab ini adalah sistem atau alat sirkulasi air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air dirumah Anda.

Seperti kebutuhan mencuci baju , mandi, bahkan untuk air konsumsi sekalipun.

Karenanya instalasi tandon air diatas rumah menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

Inilah yang menjadi alasan orang lebih mempercayakan pekerjaan instalasi tandon air ini pada tukang  ledeng.

Tapi sebenarnya Anda bisa lakukan sendiri, dengan memperhatikan beberapa hal dan cara instalasi tandon air atas yang benar.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Instalasi Tandon Air Atas

Sebelum Anda melakukan pemasangan tandon air atas, ada baiknya Anda perhatikan hal berikut ini:

1. Alas Tangki Air

Peletakan dan pemasangan tandor air yang tepat adalah dengan meletakkannya pada bidang datar.

Dan jangan memilih pondasi yang miring agar tangki air tidak terjatuh. Anda bisa membuatnya dengan pondasi atau beton atau papan yang sudah di tata.

2. Lebar Pondasi

Coba lihat di sekeliling rumah Anda, apakah terdapat area yang cukup luas?.

Anda harus memastikan ukuran alas dan pondasi lebih besar dari lebar dan ukuran tangki , paling tidak tersisa 30 cm.

Hal ini bertujuan sebagai pengaman dan mencegah tandon air tidak mudah jatuh ke tanah.

3. Kekuatan Alas atau Pondasi

Perhatikan kekuatan alas atau pondasi Anda. Mengapa demikian? karena air adalah benda cair yang memiliki beban.

Sehingga semakin banyak air yang bisa ditampung dalam tandon, maka semakin besar pula beban yang ditanggung oleh alas dan pondasinya.

Satu hal yang perlu Anda ketahui bahwa setiap 1000 liter air memiliki berat 1 ton, sehingga agar mampu menahan berat keseluruhan tandon air sangat penting dalam mempertimbangkan pembuatan pondasi yang kokoh.

4. Ketinggian Posisi Penempatan Tangki Air

Yang tidak kalah penting selanjutnya dalam pemasangan tangki air adalah penempatan dan ketinggian tangki air, sebab akan mempengaruhi besar kecilnya semburan air yang dihasilkan.

Semburan air yang dihasilkan dari tangki akan semakin besar sejalan dengan semakin tinggi penempatan tangki air (tandon).

Berikut adalah beberapa saran penempatan posisi tangki air.

  • Ketinggian 2-4 Meter

Dengan ketinggian seperti ini tekanan dan semburan air yang dihasilkan rendah, cocok untuk pemakaian ringan.

Misalnya hanya untuk mengalirkan air saja sangat cocok untuk Anda yang sangat meminimalisir penggunaan air di dalam rumah.

  • Ketinggian 4-6 Meter

Pada ketinggian ini tekanan yang dihasilkan dikategorikan sedang.

Sehingga semburan air yang dihasilkan dapat menjangkau 5 – 6 meter.

Dengan ketinggian ini semburan air yang dihasilkan dapat digunakan untuk mencuci motor

  • Ketinggian Diatas 7 Meter

Tekanan air yang dihasilkan oleh tangki yang ditempatkan pada ketinggian ini sangat tinggi.

Namun dampaknya, pengeluaran air dalam permenit semakin banyak. Dengan demikian pemakaian air Anda semakin boros.

5. Pipa Ventilasi

Untuk mengatur sirkulasi udara di dalam tangki air, penting sekali untuk melakukan pemasangan pipa ventilasi udara.

Hampir semua produk tandon memiliki pipa ventilasi udara bertujuan untuk mengurangi tekanan udara dan mengatur sirkulasi udara masuk dan keluar tangki.

6. Water Level Kontrol

Anda bisa memilih menggunakan pelampung (water level kontrol) atau tidak.

Jika Anda memakai pelampung semuanya akan berjalan otomatis mulai dari pengisian maupun pengeluaran air dari pompa air.

Namun jika tidak menggunakan, Anda akan melakukannya secara serba manual.

Nah setelah memahami info diatas, sekarang Anda bisa simak cara instalasi tandon air atas dibawah ini.

Instalasi Tandon Air Atas

Cara Instalasi Tandon Air Atas

Disini ada dua tahap pemasangan yang perlu Anda perhatikan yaitu tahap pemasangan alas tandon air dan instalasi tandon itu sendiri.

Pemasangan Tandon Air Atas Pada Lokasi Yang Tepat

Untuk tangki air/toren/tandon sendiri Anda harus memilih lokasi yang benar untuk meletakkan di rumah Anda.

Pastikan petunjuk – petunjuk berikut ini Anda lakukan di rumah Anda:

  • Pilihlah lokasi untuk membuat permukaan beton atau semen yang datar.
  • Lakukan pengecekan menggunakan “Waterpass”.
  • Buat permukaan datar dari beton atau semen dengan tinggi minimal 10 cm lebar minimal 3 meter, dianjurkan untuk dilahan yang luas.
  • Pastikan alas permukaan sudah bersih sebelum meletakkan tangki.
  • Letakkan tangki di permukaan yang telah dibuat dari beton atau semen yang datar.
  • Pastikan kaki tangki air terpasang dengan pas dengan bagian bawah tangki. (untuk tangki air stack)

Instalasi Tandon Air Atas

Berikut cara instalasi pemasangan tangki atau toren atau tandon yang benar:

1. Pastikan alas tandon sudah tepasang dengan tepat

  • Perlu Anda ingat kembali untuk pondasi alas tangki air harus bersih, permukaan datar, rata, dan rapat (water level).
  • Untuk membuat pondasi dari tangki air harus bebas dari kerikil atau benda tajam apapun (seperti paku) serta mampu menahan beban saat tangki dalam keadaan penuh (1Liter air = 1 kg).
  • Lebarnya pondasi untuk tangki harus lebih lebar 30 cm di bandingkan dengan diameter tangki.
  • Jangan menempatkan tangki di atas instalasi perpipaan atau kabel tertimbun yang mungkin memerlukan servis atau pemeliharaan.
  • Jangan memasang tangki air di atas struktur bawah tanah seperti gudang, tangki septiktank, saluran limbah, dll.

2. Pindahkan Tangki Air Ke Atas Alas Tandon

Untuk memindahkan tangki dari permukaan rendah ke permukaan tinggi, gunakan tali dengan memasukkan tali dari lubang utama (cover).

Dan keluarkan dari lubang yang ada dibagian bawah (drainage) lalu ikatkan tali tersebut.

3. Bersihkan Bagian Dalam Tandon

Bila tangki air sudah diletakkan pada posisi yang tepat, bersihkan bagian dalam tangki dan isi tangki dengan air setinggi 30 cm untuk menjaga tangki tetap dalam posisi yang benar.

4. Pasang Pipa Ventilasi Udara

Pasang pipa ventilasi udara di atas tangki untuk menjaga kondisi tangki agar tidak mengalami kerusakan.

5. Pasang Water Level Control

Pasang Water Level Control untuk mengatur pengisian air dari mesin pompa (Optional). Nah selanjutnya Anda bisa menyambungkan tandon dengan instalasi pipa air agar air dapat mengalir untuk memenuhi kebutuhan harian.

Perlu Anda ketahui bahwa setiap 1000 liter air, memiliki berat 1 ton. Sehingga sangat penting dalam mempertimbangkan pembuatan pondasi yang benar dan mampu menahan berat keseluruhan tangki.

Pondasi yang dibuat dengan baik dan benar sangat penting untuk semua tangki air. Sehingga tangki dalam posisi yang aman, dan Anda tidak akan mengalami kerugian ataupun kerusakan untuk kedepannya.