Jasa Las Aluminium, Cara Kerja Dan Peralatannya

Harga Jasa Las Aluminium. Aluminium merupakan salah logam non ferro atau logam yang tidak dapat berkarat dan tidak dapat dilakukan magnetisasi.

Aplikasi aluminium di dunia Industri sangat banyak, mulai dibuat sebagai kerangka konstruksi atap, dibuat sebagai kapal aluminium dan produk rumahan.

Pengelasan Aluminium merupakan salah satu cara terbaik dalam menyambung atau merakit konstruksi dan produk yang terbuat dari material Al tersebut.

Namun saat proses pengelasan atau penyambungan dibutuhkan skill khusus dan persiapan yang lebih dibandingkan dengan mengelas pelat baja.

Hal ini dikarenakan material aluminium mempunyai titik lebur dan lapisan pelindung yang jika bercampur dengan hasil pengelasan dapat menyebabkan terjadinya cacat las.

Oleh karena itu setiap welder yang akan memproduksi barang dari material aluminium ini harus dilakukan sertifikasi welder.

Maka Anda harus jeli dalam memilih jasa las aluminum. Atau mugkin Anda sedang ingin merambah dunia jasa las aluminium.

Informasi dibawah ini mungkin sangat membantu.

Jasa Las Aluminium

Peralatan Dan Bahan Yang Dipakai Jasa Las Aluminium

Sebelum dilakukan pengelasan aluminium perlu dilakukan pembersihan permukaan, sehingga juga dibutuhkan alat pembersih permukaan itu sendiri.

Karena pada permukaan terdapat aluminium oxide yang mempunyai titik lebur lebih tinggi dibandingkan aluminium tersebut.

Sehingga Anda memerlukan peralatan untuk pembersihannya.

Peralatan Jasa Las Aluminium:

  • Mesin Las TIG
  • Mes Las MIG
  • Gerinda
  • Regulator
  • Palu Chipping
  • Tabung Gas
  • Alat Pelindung Diri
  • Helm Pengelasan, Sarung Tangan, Masker Pernafasan, Baju Bengkel, Sepatu Safety dan Appron Kulit.

Bahan Untuk Mengelas Aluminium:

  • Filler Metal
  • Elektroda Tungsten
  • Gas Argon
  • Gas Helium

Jasa Las Aluminium

Cara Kerja Teknisi Las Aluminium

Ada beberapa urutan pengerjaan yang biasa dilakukan oleh penyedia jasa las aluminium, diantaranya:

  1. Gunakan maksimal safety, pakaian pendukung keamanan yang meliputi masker las, sarung tangan tahan api, kemeja lengan panjang dan celana jeans panjang. Perlu diketahui, proses pengelasan menggunakan mesin TIG akan menghasilkan radiasi ultraviolet yang tinggi.
  2. Bahan aluminium mempunyai lapisan aluminium oksida dipermukaan luarnya yang bisa dilelehkan pada suhu panas yang jauh lebih tinggi daripada aluminium itu sendiri. Jadi agar hasil pengelasan nantinya bagus, Anda perlu membuang lapisan tersebut. Caranya yakni semprotlah aluminum tadi menggunakan aseton lalu bilas dengan air bersih dan jemur dibawah terik matahari. Setelah bahan aluminium ini mengering, gosok seluruh permukaannya memakai sikat stainless steel untuk memastikan seluruh lapisan aluminium sudah bebas oksida.
  3. Sebelum Anda menggunakan kawat las aluminium, disarankan untuk membersihkannya dahulu. Anda bisa mengandalkan cairan pembersih pada abarsif untuk menyucikan kawat tersebut. Dengan begini kualitas hasil pekerjaan Anda pun bakal lebih terjamin.
  4. Cobalah berlatih mengelas aluminium sebentar untuk membiasakan tangan Anda dalam menguasai peralatan kerja. Nyalajan mesin TIG , kemudian tahan posisinya pada jarak sekitar ¼ inci dari bahan aluminium dengan posisi kemiringan sekitar 10 derajat. Jangan meletakkan mesin las terlalu jauh sebab akan menimbulkan percikan api yang lebih banyak sehingga mesin sulit dikendalikan.Gerakkan mesin dengan caradidorong secara hati hati disepanjang jalur yang ingin dilas. Sedangkan kawat las diposisikan pada sudut 90 derajat dari mesin. Atur jarak antara mesin las dan kawat supaya jangan sampai bersentuhan langsung karena dapat menimbulkan hasil yang buruk.
  5. Tiba saatnya untuk praktek langsung. Panaskan bahan aluminium yang akan dilas terlebih dahulu agar lebih mudah disambung. Jangan pernah melewati proses ini sebab dapat menyebabkan lemahnya ikatan las yang terbentuk. Suhu yang ideal adalah sekitar 176 derajat Celsius. Atur amper pada posisi 1A per0,025mm.
  6. Mulailah pengelasan dengan mengatur mesin las aluminium agar tidak melebihi diameter nozle pada mesin TIG. Misalnya bila Anda menggunakan nozzle selebar 1/4, maka ujung tungsten pun tidak boleh melebihi ¼ dari nozle tersebut.
  7. Letakkan ujung kawat las aluminium berhimpitan dengan aluminium yang akan dilas. Kemudian tarik las tersebut sepanjang 3mm. Lelehkan kawat tadi sampai kapasitasnya cukup memadai digunakan untuk penyambungan.Tempelkan lelehan tersebut pada bidang yang akan diisi sambil tetap berpindah kebidang selanjutnya secara perlahan-lahan. Ingat gerakan mesin TIG yang benar ialah didorong bukan ditarik. Lanjutkan proses penempelan lelehan kawat aluminium sampai seluruh sendi aluminium tersambung dengan sempurna.