Pasang Instalasi Listrik Rumah Yang Benar Dan Aman

Pasang Instalasi Listrik Rumah. Hampir setiap rumah saat ini tentu sangat membutuhkan aliran listrik.

Karena listrik dalam sebuah bangunan baik rumah atau toko adalah sumber penerangan utama terutama saat malam hari.

Dengan listrik penghungi rumah dapat menyalakan semua barang eletronik yang bisa menunjang semua aktivitas dalam rumah.

Mengingat banyak sekali komponen yang dibutuhkan untuk pemasangan instalasi listrik, maka pekerjaan ini tak bisa dikerjakan sekedarnya saja.

Karena jika pemasangan yang tidak benar akan berpengaruh pada arus listrik dalam rumah yang dengan itu bisa berpengaruh pada tagihan listrik yang harus Anda keluarkan tiap bulannya.

Agar kedepannya instalasi listrik dalam rumah tidak sering mengalami masalah, maka sebaiknya pemasangan dilakukan oleh ahlinya.

Tapi sebagai pemilik rumah Anda seharusnya juga tahu cara pemasangan instalasi listrik yang benar. agar nanti saat ada kerusakan ringan Anda tahu pokok masalah dan cara menanganinya.

Tapi sebelum membahas tentang cara memasang instalasi listrik, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal penting terlebih dahulu.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Instalasi Listrik

Instalasi listrik termasuk kegiatan komplek yang diperlukan ketelitian dalam pemasangannya.

Maka saat pasang instalasi listrik rumah Anda perlu perhatikan hal hal berikut ini:

1. Mengetahui Luas Rumah Dan Jumlah Ruangan

Untuk bisa mengalirkan seluruh ruangan dengan listrik dibutuhkan kabel-kabel yang cukup panjang.

Oleh sebabnya, penting untuk mengukur luas rumah dan jumlah ruangan yang ada untuk memastikan seberapa panjang kabel yang dibutuhkan.

Selain itu hitung juga kebutuhan titik lampu, stop kontak dan skalar yang terletak disudut rumah, jadi pengerjaan pemasangan instalasi listrik bisa berjalan lancar dan cepat.

2. Mengetahui Besaran Daya Listrik

Salah satu komponen terpenting dalam instalasi listrik rumah adalah Miniature Circuit Breaker (MCB).

Komponen ini memiliki fungsi untuk sistem proteksi arus listrik dalam mengantisipasi beban berlebih. Dengan MCB, risiko-risiko arus pendek hingga korsleting bisa diatasi.

Nah, untuk menentukan seberapa banyak MCB yang dibutuhkan tentu Anda perlu mengetahui dulu berapa besar daya listrik rumah tersebut.

Semakin besar daya listrik, maka MCB yang dipasang harus lebih dari satu. Tujuannya agar apabila ada kerusakan minor, tidak menjalar ke instalasi lainnya.

Contoh, jika Anda memiliki rumah dua lantai, kemudian listrik yang lantai satu rusak, instalasi di lantai dua tidak ikut berpengaruh.

Jangan salah paham, makin luas rumah kita tentu idealnya membutuhkan daya yang lebih besar pula.

Sebelum memutuskan untuk menambah daya listrik, perhitungkan dulu biayanya secara seksama karena pasti pembayaran tiap bulannya pun meningkat.

3. Ketahui Kabel Instalasi Listrik Rumah Yang Tepat

Dalam sebuah instalasi listrik, ada banyak kabel-kabel yang memiliki ukuran dan fungsi yang berbeda-beda.

Menggunakannya secara tepat dan cermat menghindari risiko terjadinya korsleting dan hubungan arus pendek.

Selain itu, pastikan kalau kabel-kabel yang digunakan telah berstandar SNI. Jika kabel sudah berstandar SNI, berarti kelayakan dan keamanannya sudah terjamin.

4. Mempersiapkan Material Dan Komponen Yang Dibutuhkan

Instalasi listrik bisa bekerja dengan baik berkat komponen-komponen penting di dalamnya.

Berikut ini beberapa komponen dan material penting yang dibutuhkan dalam pasang instalasi listrik rumah:

  • MCB
  • Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB)
  • Boks MCB dan ELCB
  • Sakelar
  • Stop kontak
  • Kabel listrik
  • Isolasi
  • Pipa
  • Embodus (kotak sambungan)
  • Tedus

Cara Pasang Instalasi Listrik Rumah

Setelah Anda merasa persiapan pemasangan listrik diatas sudah tepat, maka sekarang saatnya Anda tahu cara pemasangan Instalasi listrik.

Tapi sebelumnya, pastikan dulu kalau di rumah Anda telah terpasang KWH dan MCB dari pihak PLN.

Sebab hanya PLN yang bisa menyambungkan aliran listrik ke rumah kita melalui KWH dan MCB.

1. Cara Pasang Instalasi Listrik Rumah Dengan Mendesain Jalur Instalasi Listrik

Pertama, Anda tentu harus membuat desain jalur instalasi listrik di rumah.

Ruangan-ruangan mana saja yang ingin dialiri listrik, misal kamar, dapur, ruang tamu, ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang-ruang penting lainnya.

Pasang Instalasi Listrik Rumah

2. Memasang Pipa – Pipa Untuk Kabel Listrik

Setelah desain siap, Anda bisa mulai membobol tembok yang akan menjadi jalur pipa listrik didalam, termasuk saklar dan tedus.

Ukurlah ketinggian bobok sesuai dengan kebutuhannya. Tapi usahakan minimal 125 cm dari lantai demi menghindari jangkauan anak – anak kecil.

3. Cara Pasang Instalasi Listrik Rumah Dengan Memasang Kabel Jalur Utama

Pemasangan jalur utama ini diukur dari kotak MCB, lalu dihubungkan sampai dengan stop kontak yang paling terakhir.

Kabel utama ini bisa dipasang di atap-atap atau atas plafon agar tidak terlihat.

Yang nantinya kabel utama tersebut akan disambung dalam pipa listrik di tembok yang sudah dibobol tadi.

4.  Menyambungkan Kabel Sakelar Dan Stop Kontak

Setelah kabel jalur utama tersalurkan, kemudian kabel dari jalur utama tersebut diteruskan ke tembok-tembok yang telah dibobok untuk sakelar, stop kontak, dan lampu.

Sambungkan semua kabel sesuai dengan peruntukannya.

5. Cara Pasang Instalasi Listrik Rumah Dengan Memasang Komponennya

Setelah kabel terjulur di tembok yang dibobok, tinggal dipasangkan komponen-komponen yang diperlukan, seperti sakelar, stop kontak, dan kop untuk lampu.

Tapi pastikan untuk semua sambungan kabel dan pipa-pipa telah tertutup dengan isolasi agar aman saat listrik dialirkan.

6. Instalasi Listrik Rumah Bisa Mulai Diuji Coba Dengan Mengaktifkan MCB

Setelah semua terpasang dengan rapi, maka pemasangan instalasi listrik rumah berikutnya adalah tinggal mengaktifkan MCB.

Setelah sakelar MCB berada di posisi menyala, silakan nyalakan sakelar dan lampu untuk mengetes apakah listrik berhasil dialirkan atau tidak.

Incoming search terms:

  • cara pasang jalur listrik di dak
  • skema pemasangan instalasi listrik