Service Kompor Gas Tanam Mudah Dan Tanpa Biaya

Cara Service Kompor Gas Tanam. Kompor gas menjadi barang yang rentan mengalami kerusakan.

Dan tak jarang kerusakannya datang secara tiba tiba. Tentu hal ini akan membuat bingung pemakainya, terlebih jika yang dipakai adalah kompor gas tanam.

Pada dasarnya komponen yang ada dalam kompor gas tanam dan kompor gas duduk tak berbeda jauh.

Cuma pada kompor gas tanam komponen dilengkapi dengan sistem yang lebih canggih dan rapi.

Mengingat penempatannya yang pasti ditanam di meja atau tempat kompor khusus maka untuk melakukan service bagian dalam secara pribadi tentu tidak mungkin, kecuali jika Anda seorang tekhnisi.

Maka cara yang paling mudah adalah memanggil tekhnisi jasa service kompor gas tanam.

Tapi nyatanya tak semua masalah kompor gas tanam hanya bisa dilakukan tekhnisi, karena jika kerusakan hanya pada bagian atas Anda masih bisa melakukannya sendiri.

Bagaimana caranya?, simak semua pada review di artikel ini.

Jenis Masalah Kompor Gas Tanam

Tak jauh beda dengan kompor gas duduk, berikut beberapa masalah yang sering dialami oleh pemiliki kompor gas tanam, yaitu:

Api Tetap Tidak Menyala Meski Gas Belum Habis

Saat Anda awal memakai kompor gas yang baru dibeli, api bisa dengan mudah menyala begitu knob diputar.

Setelah beberapa waktu, Anda membutuhkan beberapa kali putar agar api dapat menyala.

Dan setelah beberapa lama api mungkin tidak akan menyala meski knob telah diputar berkali kali.

Akhirnya, Anda memilih untuk menyalakan knob dan menyalakan api menggunakan korek api atau lilin.

Maka disinilah terdapat masalah pada kompor gas Anda sehingga membuat pemantik kompor gas tidak menyala.

Dan sudah saatnya Anda melakukan service kompor gas tanam.

Api Kompor Menjadi Kecil

Masalah lain yang timbul seiring dengan usia kompor adalah api yang makin lama makin kecil, meskipun Anda sudah mencoba memutar knob lebih jauh ke arah kiri.

Penyebabnya bisa berasal dari corong api atau burner yang tersumbat kerak.

Service Kompor Gas Tanam

Api Merah Yang Menyebabkan Panci Menjadi Hitam

Pernah melihat pantat panci atau penggorengan mendadak hitam? Terkadang, warna hitam tersebut cukup tebal sehingga rontok dalam bentuk serpihan arang.

Meski rontokan yang ada tak terlalu banyak tapi sulit dibersihkan menggunakan air dan sabun.

Ternyata, setelah diamati, warna hitam berasal dari salah satu sisi tungku yang mengeluarkan api merah.

Meski banyak penyebab yang mendasari masalah diatas, tapi penyebab utamanya adalah komponen kompor gas kotor.

Maka untuk pencegahan, langkah yang bisa dan mudah untuk dilakukan adalah dengan membersihkan kompor secara rutin.

Service Kompor Gas Tanam

Sudah dijelaskan sebelumya bahwa jika terdapat masalah pada kompor gas tanam kita hanya bisa melakukan service kompor gas tanam pada bagian luar.

Karena untuk kerangka dan bagian dalam kerangka kompor gas sudah tertanam dan memerlukan tenaga ahli untuk mengangkat serta memperbaikinya.

Saat kompor gas Anda mengalami masalah seperti api tidak merata atau merah, bisa lakukan perawatan sendiri dengan langkah bersihkan kompor gas bagian permukaan.

Cara Service Kompor Gas Tanam Dengan Membersihkan Bagian Permukaan

Bagian permukaan adalah bagian yang paling mudah terlihat jika kotor. Karenanya, bagian inilah yang paling mudah dan paling sering dibersihkan.

Cara membersihkan kompor di bagian ini tidak susah, yaitu bisa menggunakan lap kering atau basah.

Nah, agar permukaan kompor bersih sempurna, ikuti cara membersihkan kompor berikut ini:

  • Pastikan kompor sudah dingin.
  • Lepas semua komponen kompor gas yang menutupi permukaan kompor, yaitu tungku dan burner. Jika tidak sulit, lepas knob kompor. Gunanya, agar Anda bisa membersihkan sampai ke bagian tepi lubang kompor.
  • Gunakan tisu atau lap kering untuk membersihkan kotoran hingga bersih.
  • Tuang cairan pembersih ke dalam baskom berisi air panas hingga berbusa.
  • Gunakan sarung tangan karet tebal yang bisa menahan panas, celupkan spons yang memiliki permukaan kasar dan gunakan untuk membersihkan permukaan kompor. Untuk tepi lubang kompor atau knob, Anda bisa menggunakan sikat gigi bekas.
  • Semprotkan air bersih dan lap sisa busa dengan lap kering. Lakukan hal yang sama pada sisi samping dan bawah kompor.

Penggunaan cairan pembersih dapur menjadi salah satu cara membersihkan kompor secara maksimal, karena biasanya mengandung bahan peluntur lemak.

Kekurangan dari cairan seperti ini adalah terdapatnya jejak pembersih di atas kompor jika Anda kurang bersih menyekanya atau malah terlalu banyak menggunakannya.

Sepintas, hal tersebut tidak membahayakan. Apalagi, jejak pembersih bisa hilang dengan menyeka kompor menggunakan lap kering yang ditetesi sedikit air.

Namun, Anda perlu mewaspadai bahwa cairan pembersih kompor mengandung sejumlah bahan kimia yang pada kadar tertentu berbahaya bagi tubuh.

Karena itu, Anda bisa menggunakan bahan pembersih alami yang tidak hanya ramah lingkungan namun juga aman bagi tubuh.

Beberapa pilihannya adalah cuka, baking soda, lemon, atau abu gosok.

Jika menggunakan cairan pembersih kimiawi, pastikan sirkulasi udara di dapur cukup baik agar zat beracun yang dilepaskan oleh pembersih tidak terhirup.